Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

FEBYOLA ARYANTI PUTRI

1 karya publik ditemukan.

2026: 1

Problematika Program Full Day School di MTsN 12 Tanah Datar

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Febyola Aryanti Putri, NIM 2230103034 (2026). Judul Skripsi: “Problematika Program Full Day School di MTsN 12 Tanah Datar” . Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan Program Full Day School (FDS) di MTsN 12 Tanah Datar yang hanya berlangsung selama enam bulan, yaitu Juli sampai Desember 2025, sebelum madrasah kembali menerapkan sistem sekolah reguler pada Januari 2026. Kondisi tersebut menunjukkan adanya berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan program yang perlu dikaji, khususnya pada aspek perencanaan dan pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan problematika pada aspek perencanaan dan pelaksanaan Program Full Day School di MTsN 12 Tanah Datar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi dengan informan yang meliputi kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, guru, staf kependidikan, dan siswa. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) problematika pada aspek perencanaan meliputi perencanaan yang belum didasarkan pada analisis kebutuhan secara komprehensif serta masih terbatasnya partisipasi dan kolaborasi dengan guru dan orang tua; dan (2) problematika pada aspek pelaksanaan meliputi dominasi metode pembelajaran konvensional yang menyebabkan kelelahan fisik dan kognitif peserta didik, terutama pada jam sore, beban kerja guru yang belum proporsional, belum optimalnya pedoman teknis, serta keterbatasan sarana dan prasarana dalam mendukung kegiatan pembelajaran sepanjang hari. Berbagai problematika tersebut saling berkaitan dan turut menjadi pertimbangan madrasah dalam menghentikan pelaksanaan Program Full Day School dan kembali menerapkan sistem sekolah reguler.