Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Ditinjau dari Habits of Mind pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) di SMPN 1 Batusangkar
DEWITA WIDYA DARA, NIM. 1930105015, judul SKRIPSI “Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Ditinjau dari Habits of Mind pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) di SMPN 1 Batusangkar” Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Siswa menjadikan mata pelajaran matematika menjadi sesuatu yang membosankan dan menakutkan. Hal ini berhubungan dengan habits of mind. Habits of mind adalah kemampuan yang dimiliki oleh peserta didik untuk menghadapi dan merespon positif sesuatu yang semulanya sulit menjadi sebuah kesempatan agar menemukan sebuah solusi, terutama dalam menyelesaikan soal-soal matematika. oleh karena itu, penelitian ini membahas bagaimana kemampuan berpikir kreatif matematis ditinjau dari habits of mind. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah tiga orang siswa yang masing-masing mewakili satu orang kategori habits of mind tinggi, satu orang habits of mind sedang dan satu orang habits of mind rendah. Pengelompokkan kategori habits of mind dari subjek yang akan dipilih menggunakan angket habits of mind. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kreatif matematis, angket habits of mind dan wawancara. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik tes, angket dan wawancara yang dilakukan pada materi persamaan linear satu variabel. Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada konsep Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data yang digunakan adalah dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Siswa dengan kategori habits of mind tinggi memiliki kemampuan berpikir kreatif matematis yang sangat kreatif. Siswa mampu menyelesaikan soal kemampuan berpikir kreatif matematis dengan sempurna dan sesuai dengan indikator kemampuan berpikir kreatif matematis. (2) Siswa dengan kategori habits of mind sedang memiliki kemampuan berpikir kreatif matematis yang cukup kreatif. Pada beberapa indikator kemampuan berpikir kreatif matematis, siswa tampak belum menuliskan jawaban yang lengkap dan bahkan jawaban yang dituliskan keliru. Pada salah satu soal yang dikerjakan, tampak siswa kurang memahami konsep penyelesaiannya. (3) Siswa dengan kategori habits of mind rendah memiliki kemampuan berpikir kreatif yang kreatif. Hal ini terlihat kurang lengkapnya jawaban yang dituliskan dan kurangnya pemahaman konsep siswa untuk menyelesaikan soal tersebut.