Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

DELFI SEPRIANI

1 karya publik ditemukan.

2021: 1

BURNOUT (KEJENUHAN) PEDAGANG SELAMCOVID-19 (DI PEMANDIAN TIRTA ALAMI MALIBOU ANAI JORONGKANDANG AMPEK NAGARI GUGUAK KECEMATAN 2X11 KAYUTANAM)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Delfi Sepriani. NIM 1730108010 (2021). Judul Skripsi: “Burnout (Kejenuhan) Pedagang Selam Covid-19 (Di Pemandian Tirta Alami Mahlibou Anai Jorong Kandang Ampek Nagari Guguak Kecamatan 2x11 Kayutanam)”. Jurusan Bimbingan dan Konseling Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah melihat Burnout (Kejenuhan) pedagang selama Covid-19 (di pemandian tirta alami mahlibou anai Jorong Kandang Ampek Nagari Guguak Kecamantan 2X11 Kayutanam). Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui Bagaimana Kelelahan Fisik, Emosional dan Mental Pedagang Selama Covid-19 di Pemandian Tirta Alami Mahlibou Anai Jorong Kandang Ampek Nagari Guguak Kecematan 2x11 Kayutanam, Serta untuk mengetahui efek dari Burnout pedagang selama covid-19 dan hubungan Burnout dengan bimbingan dan konseling. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis penelitian Kualitatif yang bersifat deskriptif kualitatif dengan tujuan mendapatkan pemahaman lebih lengkap dan mendalam tentang Burnout (Kejenuhan) Pedagang Selama Covid-19 dan kaitanya dengn Bimbingan dan Konseling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Pada penelitian ini yang menjadi subyek adalah 5 orang pedagang yaitu (FY,R,G,W,WT) di Pemandian Tirta Alami Mahlibou Anai Jorong Kandang Ampek Nagari Guguak Kecamatan 2X11 Kayutanam. Teknis analisis data dan interprestasi data ini adalah reduksi data, display data, kesimpulan dan verifikasi data. Teknik penjamin keabsahan data ini adalah triangulasi sumber. Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan dapat disimpulkan bahwa ke lima pedagang yang berjualan di tirta alami mengalami tiga kelelehan diantaranya yaitu kelelahan fisik, kelelahan emosional dan kelelahan mental. Rasa kelelahan fisik, yang dirasakan pedagang seperti rasa sakit kepala, sakit kaki, demam, sakit pinggang dan susah tidur itu disebabkan karena terlalu memaksakan diri untuk berdagang dan tidak menempatkan kondisi tubuh pada tempatnya karena mayoritas yang berjualan di tirta alami ini pada umumnya sudah berusia 40 keatas.) Kelelahan emosional yang pedagang rasakan selama berdagang di permandian tirta alami adalah tidak berdaya, rasa bosan, gelisah dan mudah tersinggung itu disebabkan karena terlalu memikirkan keadaan dan berlarut-larut dalam situasi pandemi sehingga banyak yang merasakan kelelahan emosional. Kelelahan mental yang di rasakan pedagang selama berdagang di tempat pemandian tirta alami adalah rasa gagal dan stress karena kurangnya pengahasilan pedagang akibat pandemi sehingga membuat pedagang merasakan stress atau kejenuhan.