Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

DEDI IRWAN

2 karya publik ditemukan.

2025: 12017: 1

Strategi Guru Pendidikan Islam dan Budi Pekerti dalam Meningkatkan Karakter Religius Peserta Didik melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan di SMA Negeri 3 Batusangkar

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DEDI IRWAN, NIM: 232031006, Judul Tesis “Strategi Guru Pendidikan Islam dan Budi Pekerti dalam Meningkatkan Karakter Religius Peserta Didik melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan di SMA Negeri 3 Batusangkar”. Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah strategi guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam meningkatkan karakter religius peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di SMA Negeri 3 Batusangkar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam meningkatkan karakter religius peserta didik SMA Negeri 3 Batusangkar melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan Jenis Penelitian yang digunakan peneliti dalan penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan atau yang lebih dikenal field research dengan menggunakan metode kualitatif untuk memperoleh data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti ialah melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang penulis gunakan adalah mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data yang penulis gunakan adalah triangulasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di lapangan tentang strategi guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam meningkatkan karakter religius peserta didik SMA Negeri 3 Batusangkar melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan seperti imtaq pagi, salat duha dan salat zuhur berjemaah. Ada lima strategi yang dilakukan guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam meningkatkan karakter religius melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan, yaitu, pertama strategi penanaman konsep adalah guru menanamkan konsep tentang pentingnya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pada peserta didik. Kedua strategi pembimbingan adalah guru berperan sebagai pembimbing dan pengawas dalam kegiatan ekstrakurikuler. Tiga strategi keteladanan adalah guru memberikan teladan dan contoh baik pada peserta didik. Keempat strategi pembiasaan adalah guru melatih dan membiasakan peserta didik dalam melaksanakan salat duha dan salat zuhur berjemaah. Kelima strategi reward adalah penghargaan pada peserta didik yang melaksanakan kegiatan dengan baik. Strategi yang digunakan guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMA Negeri 3 Batusangkar melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dapat meningkatkan karakter religius peserta didik. Hal ini terlihat dari karakter religius yang dimiliki peserta didik SMA Negeri 3 Batusangkar seperti taat melaksanakan ibadah, disiplin terhadap aturan sekolah, memiliki semangat belajar yang tinggi dan bersikap atau berprilaku jujur dalam kehidupan.

ADDIN : PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DAN PENGAJARAN BAHASA ASING

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Masyarakat Indonesia percaya bahwa dasar-dasar pendidikan multikultural telah ditetapkan oleh para pendiri bangsa, khususnya melalui pelestarian bahasa daerah dan nasional. Seiring hubungannya kedua bahasa tersebut dengan bahasa asing, konsep multikultural itu sendiri ternyata perlu didefinisikan ulang. Tulisan ini mengkaji pentingnya perspektif pengajaran bahasa asing dalam mendefinisikan ulang fenomena pendidikan multikultural. Asumsi dasar yang dibahas adalah bahwa bahasa tidak monolitis karena mengandung sejarah, budaya, dan pengetahuan masyarakat. Ketika dua bahasa berhubungan, baik itu tingkat regional atau nasional, kompetensi lintas budaya diperlukan dalam rangka menghargai perbedaan antara budaya. Kegagalan dalam memahami perbedaan pada umumnya mengarah ke konflik. Secara khusus, tulisan ini membahas pengaruh kontak bahasa, bahasa, ambivalensi budaya, kompetensi lintas budaya dalam pengajaran bahasa asing, dan hubungan antara pengajaran bahasa asing dan pendidikan multikultural.