Penyesuaian Diri Remaja Awal di Panti Asuhan Muhammadiyah Limokaum Batusangkar
Permasalahan dalam skripsi ini yang peneliti temui pada remaja di Panti Asuhan adalah kurangnya perhatian kepada anak yang baru tinggal di Panti Asuhan, yang mana sebelumnya mungkin anak tersebut mendapatkan perhatian yang lebih dari orang tuanya atau bisa jadi dimanja, dengan masuknya ke Panti Asuhan maka anak tersebut tidak lagi mendapatkan kasih sayang dan perhatian yang lebih seperti sebelumnya, sehingga remaja tersebut sulit untuk menyesuaikan dirinya secara pribadi, mengontrol emosi dan tingkah laku. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran penyesuaian diri pada remaja yang tinggal di Panti Asuhan Muhammadiyah Limokaum. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif Deskriptif untuk mendapatkan data-data maka peneliti menggunakan wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah remaja yang tinggal tinggal di Panti Asuhan yang berjumlah 4 orang anak remaja awal dengan rentang usia 10-13 tahun dan berjenis kelamin laki-laki. Pengolahan data dilakukan dengan cara Deskriptif Kualitatif, kemudian diuraikan melalui kalimat yang efektif. Hasil penelitian diketahui bahwa: a) Gambaran penyesuaian diri remaja awal dapat dilihat tidak semua bisa menyesuiakan dirinya, remaja yang bisa menyesuaikan diri karena memiliki teman yang dikenal sebelumnya, sedangkan yang tidak bisa menyesuiakan dirinya karena tidak memiliki teman yang sudah dikenal. b) Gambaran emosi atau perasaan remaja awal dilihat dari sebagian besar remaja bisa mengontrol emosinya sendiri, bisa menyelesaikan masalah dengan tenang dan membicarakan dengan baik. c) Gambaran tingkah laku remaja dilihat bahwa remaja lebih banyak diam, mengurung diri, ketika memiliki masalah akan tetapi mereka juga berfikir untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi dengan menemui teman yang dikenal dan pengasuh yang ada di Panti Asuhan.