2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skirpsi ini ditulis oleh CHAIRUN NISA, NIM: 1730101020. Judul Problematika Guru dalam Proses Belajar Mengajar PAI di SMP Muhammadiyah Silungkang, Skripsi. Program studi Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Batusangkar, 2022. Yang menjadi pokok dari penelitian ini adalah tentang problematika guru PAI dalam kegiatan membuka pembelajaran. Guru belum memvariasikan motivasi belajar dan belum mampu menarik perhatian siswa siswi untuk belajar, problematika guru PAI dalam kegiatan inti pembelajaran, guru belum menggunakan media pembelajaran yang menarik dan problematika guru PAI dalam kegiatan menutup pembelajaran. Guru tergesa-gesa dalam menyimpulkan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang: problematika guru dalam kegiatan membuka pembelajaran, problematika guru dalam kegiatan inti pembelajaran dan kegiatan penutup pembelajaran pada proses belajar mengajar di SMP Muhammadiyah Silungkang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang menggunakan latar alamiah dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dan dilakukan dengan jalan melibatkan berbagai metode yang ada. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2021 di SMP Muhammadiyah. Teknik dan alat dalam pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dukomentasi. Sumber data primer adalah dua orang guru Pendidikan Agama Islam di SMP Muhammadiyah Silungkang, sedangkan data sekunder adalah ibuk wakil kurikulum dan ibuk tata usaha , data dikumpulkan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data yaitu: perpanjangan ke ikut sertaan, ketekunan dan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, data display dan penyimpulan data Hasil penelitian menunjukkan bahwa: problematika guru dalam kegiatan membuka pembelajaran pada proses belajar mengajar adalah mengkondisikan kelas, banyak peserta didik yang datang terlambat kesekolah, ada peserta didik yang mengantuk di lokal dan masih banyak siswa yang belum termotivasi untuk belajar, guru masih kurang mampu untuk menrik perhatian siswa siswi dalam pembelajaran dan motivasi yang diberikan oleh guru tidak bervariasi, problematika guru dalam kegiatan inti pembelajaran pada proses belajar mengajar adalah mengatur tempat duduk siswa, ada siswa yang meribut dalam proses pembelajaran berlangsung dan gelisah Ketika guru menerangkan pembelajaran, pemelihan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru tidak tepat, problematika guru dalam kegiatan menutup pembelajaran pada proses belajar mengajar adalah merefleksi pembelajaran, guru tergesa-gesa dalam menyimpulkan pembelajaran karena jam pembelajaran telah usai, siswa masih banyak yang belum bisa mengeluarkan pendapat, kemudian banyak siswa yang tidak mampu menjawab pertanyaan dari guru karena meribut, tidak memperhatikan guru Ketika guru menerangkan pembelajaran.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
CHAIRUN NISA, 15 300 400 019, judul skripsi “STUDENT-TEACHERS’ PERCEPTION ON THEIR DIFFICULTIES IN APPLYING THE PRINCIPLES OF CLASSROOM MANAGEMENT DURING PRE-SERVICE TEACHING (A Study of the Eight Semester Students of English Department of IAIN Batusangkar Registered in 2018/2019 Academic Year)” Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2019.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum terungkapnya persepsi mahasiswa mengenai kesulitannya dalam menerapkan prinsip manajemen kelas saat PPL. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa tersebut tentang kesulitannya dalam menerapkan prinsip manajemen kelas saat PPL.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan cross-sectional design. Penelitian ini mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap kesulitan mereka dalam menerapkan prinsip manajemen kelas saat PPL. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris yang mengambil mata kuliah PPL pada semester 8 yang berjumlah 36 orang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik total sampling. Dalam pengumpulan data, instrumen yang digunakan yaitu lembaran angket yang berisi tentang persepsi mahasiswa tentang kesulitannya dalam menerapkan prinsip manajemen kelas saat PPL. Hasil dari validitas instrumen ini secara umum adalah 0,67 (tinggi), sedangkan hasil validasi dari masing-masing validator adalah 0,57 (sedang) dari validator pertama, 0,89 (sangat tinggi) dari validator kedua dan 0,57 (sedang) dari validator ketiga. Hasil dari reliabilitas instrumen adalah 0,84 (sangat tinggi). Setelah itu peneliti membagikan instrumen kepada sampel penelitian untuk diisi.
Setelah data dianalisis, didapatkan bahwa persepsi mahasiswa tentang kesulitannya dalam menerapkan prinsip manajemen kelas saat PPL adalah moderate (menengah) dengan rata-rata 114,44. Jika dispesifikasikan pada prinsipnya, maka persepsi mahasiswa terhadap kesulitannya dalam menerapkan prinsip manajemen kelas saat PPL adalah sebagai berikut: pada penglihatan, suara dan kenyamanan, hangat dan antusias, penggunaan variasi, luwes, dan penekanan hal positif mempunyai persepsi moderate (menengah), pada penyusunan tempat duduk, penggunaan papan tulis, menciptakan tantangan, penekanan hal positif, dan perilaku yang baik mempunyai persepsi low (rendah), pada penggunaan peralatan mempunyai persepsi very low (sangat rendah). Jadi, persepsi mahasiswa tentang kesulitan mereka dalam menerapkan prinsip manajemen kelas saat PPL adalah moderate (menengah).
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
CHAIRUN NISA, 15 300 400 019, judul skripsi “STUDENT-TEACHERS’ PERCEPTION ON THEIR DIFFICULTIES IN APPLYING THE PRINCIPLES OF CLASSROOM MANAGEMENT DURING PRE-SERVICE TEACHING (A Study of the Eight Semester Students of English Department of IAIN Batusangkar Registered in 2018/2019 Academic Year)” Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2019. Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum terungkapnya persepsi mahasiswa mengenai kesulitannya dalam menerapkan prinsip manajemen kelas saat PPL. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa tersebut tentang kesulitannya dalam menerapkan prinsip manajemen kelas saat PPL. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan cross-sectional design. Penelitian ini mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap kesulitan mereka dalam menerapkan prinsip manajemen kelas saat PPL. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris yang mengambil mata kuliah PPL pada semester 8 yang berjumlah 36 orang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik total sampling. Dalam pengumpulan data, instrumen yang digunakan yaitu lembaran angket yang berisi tentang persepsi mahasiswa tentang kesulitannya dalam menerapkan prinsip manajemen kelas saat PPL. Hasil dari validitas instrumen ini secara umum adalah 0,67 (tinggi), sedangkan hasil validasi dari masing-masing validator adalah 0,57 (sedang) dari validator pertama, 0,89 (sangat tinggi) dari validator kedua dan 0,57 (sedang) dari validator ketiga. Hasil dari reliabilitas instrumen adalah 0,84 (sangat tinggi). Setelah itu peneliti membagikan instrumen kepada sampel penelitian untuk diisi. Setelah data dianalisis, didapatkan bahwa persepsi mahasiswa tentang kesulitannya dalam menerapkan prinsip manajemen kelas saat PPL adalah moderate (menengah) dengan rata-rata 114,44. Jika dispesifikasikan pada prinsipnya, maka persepsi mahasiswa terhadap kesulitannya dalam menerapkan prinsip manajemen kelas saat PPL adalah sebagai berikut: pada penglihatan, suara dan kenyamanan, hangat dan antusias, penggunaan variasi, luwes, dan penekanan hal positif mempunyai persepsi moderate (menengah), pada penyusunan tempat duduk, penggunaan papan tulis, menciptakan tantangan, penekanan hal positif, dan perilaku yang baik mempunyai persepsi low (rendah), pada penggunaan peralatan mempunyai persepsi very low (sangat rendah). Jadi, persepsi mahasiswa tentang kesulitan mereka dalam menerapkan prinsip manajemen kelas saat PPL adalah moderate (menengah).