Tradisi basarabuik sebagai media dakwah dalam memperingati maulid nabi Muhammad Saw di nagari pariangan kabupaten tanah datar
Beta Vinalia Fitri, NIM 2130302012, Judul Skripsi “Tradisi Basarabuik Sebagai Media Dakwah Dalam Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Nagari Pariangan Kabupaten Tanah Datar”. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Tradisi Barabuik merupakan bentuk akulturasi budaya dan agama Islam yang hidup dan berkembang dalam masyarakat Nagari Pariangan Kabupaten Tanah Datar. Tradisi ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menggabungkan unsur budaya lokal dan nilai-nilai dakwah Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai dakwah yang terkandung dalam tradisi basarabuik serta menjelaskan bagaimana tradisi ini berfungsi sebagai media dakwah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Responden pada penelitia ini adalah pelaku kegiatan Tradisi Basarabuik, Alim Ulama, Cadiak Pandai, masyarakat yang melakukan kegiatan Tradisi Basarabuik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dari pengumpulan data, display data reduksi data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Kemudian Teknik penjaminan keabsahan data adalah perpanjangan keikutsertaan dan triangulasi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Bedasarkan hasil penelitian, ditemukan: (1) Nilai dakwah dalam tradisi basarabuik tercermin melalui berbagai kegiatan seperti pembacaan kitab syarafal anam, ceramah agama, dan penyampaian pesan-pesan moral yang mengajak masyarakat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Selain itu, bentuk dakwah juga diwujudkan dalam praktik sosial seperti gotong royong, solidaritas antar warga, dan interaksi lintas generasi, yang memperkuat semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah. (2) Tradisi ini juga terbukti masih relevan sebagai media dakwah di era modern karena mampu menjadi ruang edukasi keislaman yang membumi dan dekat degan masyarakat. Dengan pendekatan kultural dan simbolik, basarabuik menjadi sarana efektif dalam menyampaikan nilai-nilai Islam kepada semua kalangann, termasuk generasi muda. Kata Kunci : Tradisi Basarabuik, Dakwah, Maulid Nabi.