Strategi pengembangan UMKM Sapu Lidi ARP Di Nagari Rambatan Melalui Pendekatan SWOT
ABSTRAK BENI MURDINALVI, NIM 2130404035, Judul skripsi “Strategi Pengembangan UMKM Sapu lidi ARP Di Nagari Rambatan Dengan Pendekatan SWOT” . Jurusan Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah keterbatasan produk yang ada di UMKM Sapu lidi ARP Di Nagari Rambatan, tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan dan menganalisis strategi pengembangan usaha UMKM Sapu lidi ARP Di Nagari Rambatan dengan pendekatan SWOT. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field research) yaitu penelitian yang dilakukan ditempat kejadian dengan melihat aspek internal dan eksternal dengan pendekatan analisis SWOT. Tujuanya untuk mengetahui pengembangan bisnis berdasarkan analisis SWOT pada UMKM Sapu lidi ARP. Dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi yang dapat digunakan dalam mengembangkan bisnis UMKM Sapu lidi ARP sebagai bentuk upaya meningkatkan penjualan dan produk dimana disini dapat meminimalisir kelemahan dan ancaman dari usaha UMKM Sapu lidi ARP dengan meningkatkan kekuatan yang dimiliki UMKM Sapu lidi ARP dalam memanfaatkan peluang yang ada, agar dapat memenuhui permintaan dari pelanggan dengan cara strategi SO yaitu perkembangan teknologi saat ini UMKM Sapu lidi ARP promosi mengunakan media sosial, Strategi WO yaitu menambah karyawan usaha agar bisa memenuhi permintaan dari pelanggan UMKM Sapu lidi ARP, Strategi ST yaitu memberikan produk yang berkualitas kepada pelanggan dan strategi WT yaitu menyediakan fasilitas parkir yang luas agar pelanggan tidak kesulitan mencari lahan parkir saat berkunjung ke UMKM Sapu lidi ARP. kendala dalam pengembangan UMKM Sapu Lidi ARP yaitu keterbatasan kapasitas produksi dan sumber daya manusia menyebabkan usaha belum mampu memenuhi tingginya permintaan pasar. Fasilitas pendukung yang tidak memadai, khususnya lahan parkir, serta persaingan dengan usaha sejenis yang memiliki lokasi dan fasilitas lebih baik turut menghambat perkembangan usaha. Selain itu, ketergantungan pada bahan baku, inovasi produk yang masih terbatas, serta pemanfaatan pemasaran digital yang belum optimal menjadi faktor penghambat lainnya. Kendala-kendala tersebut menunjukkan perlunya strategi pengembangan usaha yang lebih terarah untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM Sapu Lidi ARP.