Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Adrian

88 karya publik ditemukan.

2026: 12025: 72024: 12023: 42022: 22020: 42019: 32018: 192017: 322016: 9

Hukum perburuhan

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Legal aspects of labor in Indonesia.

Analysing Qualitative Data in Psychology

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Instructors - Electronic inspection copies are available or contact your local sales representative for an inspection copy of the print version. Analysing Qualitative Data in Psychology is a clear, step-by–step guide linking theory with practice, that offers a unique combination of perspectives on five qualitative approaches: grounded theory, interpretative phenomenological analysis, discourse analysis, narrative analysis and thematic analysis that can be applied to a common data set. This text provides practical advice and guidance from experts as well as a comparison of the different methods, which will help students decide the approach that’s right for them and their research project. The second edition of this text: Introduces a fifth, additional qualitative approach, Thematic Analysis Explores the ethical challenges of qualitative work Takes a look at mixed methods and pluralist research Includes worked-out examples of qualitative analyses and brand new tools for learning, including ‘road maps’ for qualitative analysis Analysing Qualitative Data in Psychology, Second Edition is the perfect text for psychology students engaged in qualitative research or studying research methods, at either undergraduate or postgraduate level.

Tindak Pidana Pencucian Uang

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pencucian uang dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu secara ilegal dan legal. Secara ilegal, uang hasil kejahatan ditransfer, disimpan, atau dengan cara apa pun di penyedia jasa keuangan, seperti pasar modal dan bank. Secara legal, uang itu diperoleh secara legal menurut ketentuan yang berlaku. Tindak pidana pencucian uang melalui pasar modal dan atau bank lebih berbahaya dari tindak pidana pencucian uang melalui penyedia jasa keuangan lainnya, seperti dana pensiun dan asuransi. Berbahayanya pasar modal dan bank terhadap pencucian uang dapat memengaruhi nilai harga saham, nilai tukar mata uang, dan suku bunga bank yang sangat berpengaruh pada kepercayaan masyarakat dan kestabilan moneter. Tidak efektifnya pelaksanaan rezim anti-pencucian uang, juga akan mengakibatkan tidak maksimalnya pendekatan anti-pencucian uang dalam mendukung upaya penegakan hukum (law enforcement) atas tindak pidana asal, seperti korupsi, pembalakan liar, perdagangan dan penggunaan narkoba secara ilegal, serta tindak pidana terorisme di Indonesia. Hal ini tentunya akan memberikan insentif atau kemudahan bagi pelaku kejahatan, khususnya kejahatan yang melibatkan harta kekayaan dalam jumlah yang signifikan untuk mengulangi, bahkan memperluas kejahatannya. Sehubungan dengan hal-hal tersebut di atas dan mengingat pentingnya Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang sebagai landasan hukum dalam rangka pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang di Indonesia serta guna menghindari adanya penilaian negatif komunitas internasional yang tentunya akan berdampak buruk terhadap stabilitas dan integritas sistem keuangan dan sistem perekonomian, maka disarankan untuk segera melakukan perubahan dan penyempurnaan atas beberapa ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2003 dengan mengikuti standar internasional yang telah berubah sebagaimana tercermin dalam "revised 40 + 9 FATF recommendations" serta ketentuan anti-money laundering regime yang berlaku secara internasional (international best practice).

Manajemen Pendayagunaan Zakat Produktif pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Permasalahan penelitian ini adalah terjadinya penurunan jumlah pendistribusian zakat produktif dan di iringi dengan jumlah mustahik yang menerima zakat Bukittinggi Makmur, berarti tidak sejalan dengan visi BAZNAS Kota Bukittinggi yaitu meningkatkan taraf hidup para mustahik dan misinya yaitu meningkatkan pendayagunaan zakat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perencanaan dalam pendayagunaan zakat produktif di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi. Untuk mengetahui pelaksanaan dalam pendayagunaan zakat produktif di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi. Dan untuk mengetahui pengawasan dalam pendayagunaan zakat produktif di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi. Metode penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan (field Research), yang bersifat deskriptif melalui pendekatan kualitatif yaitu suatu metode dengan memberikan gambaran yang sebenarnya tentang manajemen pendayagunaan zakat produktif pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi, dan teknik pengambilan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data primer yaitu pengurus bagian perencanaan zakat seperti pimpinan, pengurus bagian pelaksanaan zakat seperti amil serta wakil pimpinan bidang pelaksanaan, dan pengurus bagian pengawasan seperti pimpinan dan wakil pimpinan BAZNAS Kota Bukittinggi. Sumber data sekunder yaitu mustahik, muzaki serta pembina BAZNAS Kota Bukittinggi. Adapun analisis data yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data dan selanjutnya dianalisa untuk mencari kesimpulan terhadap perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pendayagunaan zakat produktif pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, perencanaan pendayagunaan zakat produktif pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi penulis menemukan bahwa perencanaan pendayagunaan zakat produktif BAZNAS Kota Bukittinggi sudah cukup matang. Ini dibuktikan dengan rencana pendistribusian dan rencana pendayagunaan yang sudah terstruktur. Untuk pelaksanaan pendayagunaan zakat produktif, penulis menemukan bahwa pelaksanaan sering terhambat karena ketersedian dana yang sedikit, oleh karena itu BAZNAS harus mengalokasikan uang yang lebih besar untuk bantuan zakat produktif terutama untuk bantuan modal usaha mustahik. Agar bantuan yang diberikan tidak terkesan hanya bagi-bagi uang, tetapi benar untuk mustahik mengembangkan atau bisa membuka usaha. Setelah zakat didistribusikan mutahik diberikan motivasi dan mustahik didampingi berbelanja oleh pengurus/amil. Dan untuk pengawasan pendayagunaan zakat produktif pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi penulis menemukan bahwa bentuk pengawasan yang dilakukan BAZNAS yaitu melakukan monitoring, dalam rentang waktu 6 bulan atau 1 tahun dengan cara melihat langsung ketempat usaha mustahik. Dilihat perkembangan usahanya maju atau tidak dapat diukur dari pencatatan keuangannya. Apabila ada peningkatan maka mustahik berpeluang mendapatkan pendistribusian kembali pada tahun berikutnya sampai mustahik mandiri.

Manajemen Pendayagunaan Zakat Produktif pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ADRIAN SAPUTRA, NIM. 13 232 002. Judul Skripsi “MANAJEMEN PENDAYAGUNAAN ZAKAT PRODUKTIF PADA BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KOTA BUKITTINGGI”, Jurusan Ekonomi Syariah/Manajemen Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2017. Permasalahan penelitian ini adalah terjadinya penurunan jumlah pendistribusian zakat produktif dan di iringi dengan jumlah mustahik yang menerima zakat Bukittinggi Makmur, berarti tidak sejalan dengan visi BAZNAS Kota Bukittinggi yaitu meningkatkan taraf hidup para mustahik dan misinya yaitu meningkatkan pendayagunaan zakat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perencanaan dalam pendayagunaan zakat produktif di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi. Untuk mengetahui pelaksanaan dalam pendayagunaan zakat produktif di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi. Dan untuk mengetahui pengawasan dalam pendayagunaan zakat produktif di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi. Metode penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan (field Research), yang bersifat deskriptif melalui pendekatan kualitatif yaitu suatu metode dengan memberikan gambaran yang sebenarnya tentang manajemen pendayagunaan zakat produktif pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi, dan teknik pengambilan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data primer yaitu pengurus bagian perencanaan zakat seperti pimpinan, pengurus bagian pelaksanaan zakat seperti amil serta wakil pimpinan bidang pelaksanaan, dan pengurus bagian pengawasan seperti pimpinan dan wakil pimpinan BAZNAS Kota Bukittinggi. Sumber data sekunder yaitu mustahik, muzaki serta pembina BAZNAS Kota Bukittinggi. Adapun analisis data yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data dan selanjutnya dianalisa untuk mencari kesimpulan terhadap perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pendayagunaan zakat produktif pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, perencanaan pendayagunaan zakat produktif pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi penulis menemukan bahwa perencanaan pendayagunaan zakat produktif BAZNAS Kota Bukittinggi sudah cukup matang. Ini dibuktikan dengan rencana pendistribusian dan rencana pendayagunaan yang sudah terstruktur. Untuk pelaksanaan pendayagunaan zakat produktif, penulis menemukan bahwa pelaksanaan sering terhambat karena ketersedian dana yang sedikit, oleh karena itu BAZNAS harus mengalokasikan uang yang lebih besar untuk bantuan zakat produktif terutama untuk bantuan modal usaha mustahik. Agar bantuan yang diberikan tidak terkesan hanya bagi-bagi uang, tetapi benar untuk mustahik mengembangkan atau bisa membuka usaha. Setelah zakat didistribusikan mutahik diberikan motivasi dan mustahik didampingi berbelanja oleh pengurus/amil. Dan untuk pengawasan pendayagunaan zakat produktif pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi penulis menemukan bahwa bentuk pengawasan yang dilakukan BAZNAS yaitu melakukan monitoring, dalam rentang waktu 6 bulan atau 1 tahun dengan cara melihat langsung ketempat usaha mustahik. Dilihat perkembangan usahanya maju atau tidak dapat diukur dari pencatatan keuangannya. Apabila ada peningkatan maka mustahik berpeluang mendapatkan pendistribusian kembali pada tahun berikutnya sampai mustahik mandiri.

DESENHO DE PEÇAS DE VESTUARIO COM CORELDRAW X7

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Este livro apresenta as ferramentas do software Coreldraw X7, explorando suas principais funções e modos de operação. Fornece exemplos práticos de projetos realizados com esse programa, como roupas, aviamentos e estampas, descrevendo a criação diferentes peças do vestuário - botões, bolsos, golas, mangas, decotes etc. Além disso, ensina a elaborar uma ficha técnica. Por meio desta obra, o estudante ou o profissional aprenderá a utilizar o Coreldraw X7 em seus projetos de moda, de maneira a melhorar quantitativa e qualitativamente sua produtividade. Para facilitar o aprendizado, cada peça do vestuário é apresentada em um capítulo diferente.

Pasar modal syariah

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

On Islamic capital market according to Indonesian regulations.

Pengantar Gizi Masyarakat

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini membincangkan masalah utama gizi buruk di Indonesia: Kekurangan Energi Protein (KEP), Anemia, Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GA KY), dan Kekurangan Vitamin A (KVA) dengan fokus pada: sebab masalah gizi, epidemiologi, parameter pendeteksian, akibat yang ditimbulkan, tindakan pencegahan dan penanggulannya. Tidak hanya masalah utama yang dipaparkan dalam buku ini, tetapi juga kaitan antara gizi dengan berbagai faktor dan disiplin keilmuan lain seperti pertanian, perikanan, sosbud, kependudukan, dan ketahanan pangan. Maka, buku ini menjadi penting bagi akademisi dan praktisi kegizian karena sinergi lintas disiplin keilmuan yang dihadirkan di dalamnya, tidak saja diharapkan dapat melahirkan pemahaman komprehensif terintegrasi terhadap masalah gizi buruk di Indonesia tetapi juga solusi yang sinergis dan efektif. Buku persembahan penerbit prenadaMedia -PrenadaMedia-

Co-operative Learning

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

This volume's coverage ranges across the educational spectrum, from pre-school years to university, and presents a comprehensive overview of this alternative educative approach; illustrating how co-operative learning experiences can promote socialization and friendships, and facilitate learning.

The Teacher's Role in Implementing Cooperative Learning in the Classroom

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Cooperative learning is widely endorsed as a pedagogical practice that promotes student learning. Recently, the research focus has moved to the role of teachers’ discourse during cooperative learning and its effects on the quality of group discussions and the learning achieved. However, although the benefits of cooperative learning are well documented, implementing this pedagogical practice in classrooms is a challenge that many teachers have difficulties accomplishing. Difficulties may occur because teachers often do not have a clear understanding of the basic tenets of cooperative learning and the research and theoretical perspectives that have informed this practice and how they translate into practical applications that can be used in their classrooms. In effect, what do teachers need to do to affect the benefits widely documented in research? A reluctance to embrace cooperative learning may also be due to the challenge it poses to teachers’ control of the learning process, the demands it places on classroom organisational changes, and the personal commitments teachers need to make to sustain their efforts. Moreover, a lack of understanding of the key role teachers need to play in embedding cooperative learning into the curricula to foster open communication and engagement among teachers and students, promote cooperative investigation and problem-solving, and provide students with emotionally and intellectually stimulating learning environments may be another contributing factor. The Teacher's Role in Implementing Cooperative Learning in the Classroom provides readers with a comprehensive overview of these issues with clear guidelines on how teachers can embed cooperative learning into their classroom curricula to obtain the benefits widely attributed to this pedagogical practice. It does so by using language that is appropriate for both novice and experienced educators. The volume provides: an overview of the major research and theoretical perspectives that underpin the development of cooperative learning pedagogy; outlines how specific small group experiences can promote thinking and learning; discusses the key role teachers play in promoting student discourse; and, demonstrates how interaction style among students and teachers is crucial in facilitating discussion and learning. The collection of chapters includes many practical illustrations, drawn from the contributors’ own research of how teachers can use cooperative learning pedagogy to facilitate thinking and learning among students across different educational settings.

Cooperative Learning

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

The contributors to this book, many of whom are recognised world experts on cooperative learning, make insightful links between the theories that underpin the study of group dynamics and their practical application to the classroom.

The Wiley-Blackwell Handbook of Individual Differences

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

The Wiley-Blackwell Handbook of Individual Differences provides a comprehensive, up-to-date overview of recent research, current perspectives, practical applications, and likely future developments in individual differences. Brings together the work of the top global researchers within the area of individual differences, including Philip L. Ackerman, Ian J. Deary, Ed Diener, Robert Hogan, Deniz S. Ones and Dean Keith Simonton Covers methodological, theoretical and paradigm changes in the area of individual differences Individual chapters cover core areas of individual differences including personality and intelligence, biological causes of individual differences, and creativity and emotional intelligence

Back & Forth

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Partner up for these 32 fun and reproducible activities! Each exercise provides a stimulating interchange to help students improve their listening and speaking skills. Working in pairs or small groups, students use specific information to carry out highly focused communicative tasks. The valuable exercises promote language development and interaction through four types of activities: pronunciation and aural discrimination, describing a picture, asking and answering questions about a picture, and constructing meaningful dialogs. This resource is ideal for conversation, listening-speaking, and pronunciation classes. It'll get conversation going "back and forth" and beyond!

English Unlimited Level 2 Coursebook Jubail Edition

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

English Unlimited Special Edition is a CEFR goals-based course for adults. Centred on purposeful, real-life objectives, it prepares learners to use English independently for global communication. Through engaging topics and activities, and a focus on Arabic speakers' learning needs, this international coursebook helps learners become more sensitive, more effective communicators. Teaching natural, dependable language, and with CEFR goals at its core, it brings real life into the classroom and gives learners the skills and strategies to communicate confidently outside it. Explore sections provide the extra ingredients for enhancing communicative ability, from further development of speaking skills to independent learning strategies.

Hukum Ekspor Impor

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perdagangan internasional pada hakikatnya transaksi sederhana yang tidak lebih dari membeli dan menjual barang antara pengusaha-pengusaha yang berdomisili di negara-negara yang berbeda.Namun, dalam pertukaran barang dan jasa yang menyeberangi laut ataupun darat ini tidak jarang timbul berbagai masalah yang kompleks karena perbedaan aturan hukum dan cara pembayaran (mata uang). Oleh karena itu, penting dipahami aspek hukum ekspor impor. Salah satu permasalahan dalam peningkatan investasi dan kinerja ekspor Indonesia adalah rendahnya kepastian hukum. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu dibuat peraturan perundang-undangan yang baik, lengkap, dan dilaksanakan secara konsekuen. Lahirnya Undang-Undang No.2 Tahun 2009 tentang terbentuknya Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank, menegaskan fungsi lembaga ini sebagai agen pemerintah dalam mengadakan hubungan dengan pihak ketiga, baik domestik maupun internasional. Melalui buku ini dibahas mengenai pengaturan LPEI, kebijakan umum, dan pengecualian di luar ketentuan umum dalam bidang ekspor impor. Termasuk di dalamnya tentang barang yang diatur, diawasi, dilarang, dan bebas eskpornya, pengawasan dan pengendalian mutu barang, serta pungutan dan harga patokan ekspor.