Profil penulis
ARIF
547 karya publik ditemukan.
Independensi Muhammadiyah di tengah pergumulan pemikiran Islam dan politik
Political independence of Muhammadiyah, a modern Islamic organization in Indonesia; collection of articles.
Prospek hukum Islam dalam kerangka pembangunan hukum nasional di Indonesia
Prospects for Islamic law to become the national source of law in Indonesian legal system; festschrift in honor of Busthanul Arifin, former judge of the Supreme court.
Filsafat hukum Islam dalam dua pertanyaan
Study on philosophy of Islamic law in Indonesia.
Asy-Syir'ah : Dinamika Fikih Pola Mazhab: Kontekstualisasi Bermazhab dalam Fikih NU
Pemikiran fikih pola mazhab yang diikuti NU pada dekade 1990-an hingga sekarang mengalami perkembangan yang cukup dinamis. Kedinamisan ini sebagai buah dari munculnya pandangan-pandangan kritis dari para ulama (intelektual) NU, terutama berkenaan dengan sikap penerimaan mereka terhadap al-turâts al-qadîm berupa kitab-kitab fikih mazhab. Diantaranya adalah perlunya kontekstualisasi kitab fikih mazhab yang dimunculkan oleh Sahal Mahfudh, pengembangan metodologi fiqhnya (istinbat hukum yang ditempuh), dan perluasan cakupan tentang al-kutub al-mu’tabarah yang menjadi sumber/rujukan keputusan hukum, sehingga wacana pemikiran fikih NU semakin dinamis.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN SISWA DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION PADA MATERI PROGRAM LINIER DI KELAS XI MIA.3 MAN 2 BATUSANGKAR
Pembelajaran matematika di sekolah harus dioptimalkan agar potensi yang dimiliki siswa berkembang secara maksimal, sehingga tujuan pembelajaran matematika dapat tercapai. Salah satu tujuan pembelajaran matematika adalah untuk mengembangkan kemampuan penalaran, dengan kata lain kemampuan penalaran merupakan suatu kemampuan yang harus dimiliki siswa sebagai standar yang harus dikembangkan. Pada materi program linier siswa diharapkan berhasil dalam pencapaian indikator pembelajaran. Sementara fakta yang peneliti temukan belum sesuai dengan apa yang diharapkan. Hal ini terlihat ketidaktercapaian pada indikator pembelajaran materi program linier. Untuk itu, dilakukan penelitian untuk menganalisis kemampuan penalaran siswa dengan menggunakan strategi kooperatif tipe group investigation pada materi program linier. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan penalaran siswa pada setiap indikator kemampuan penalaran dengan menggunakan strategi pembelajaran kooperatif tipe group investigation. Penelitian ini menggunakan penggabungan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA 3 MAN 2 Batusangkar yang berjumlah 23 orang. Data yang dikumpulkan berupa data tes tertulis setelah menerapkan strategi pembelajaran kooperatif tipe group investigation yang memanfaatkan data hasil tes kemampuan penalaran siswa pada materi program linier dan hasil wawancara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar, studi hasil kerja siswa, dan wawancara. Data yang terkumpul selanjutnya direduksi, analisis hasil kerja, disajikan kemudian disimpulkan. Dari empat indikator kemampuan penalaran yaitu (1) menyajikan pernyataan matematika secara lisan, tulisan, gambar dan diagram, siswa sudah mampu menguasai indikator dengan baik, akan tetapi ada satu orang siswa yang belum mampu menyajikan data dalam diagram dengan benar. (2) mengajukan dugaan, sebagian besar siswa sudah mampu menguasai indikator mengajukan dugaan, akan tetapi 3 dari 23 orang siswa terdapat dalam kelompok rendah. (3) menarik kesimpulan dari pernyataan, sebagian besar siswa sudah mampu menguasai indikator menarik kesimpulan dari pernyataan, akan tetapi 4 dari 23 orang siswa dalam kelompok rendah yang tidak mampu menarik kesimpulan. dan (4) menemukan pola atau sifat dari gejala matematis untuk membuat generalilasi, terlihat jelas siswa masih memiliki kesulitan dalam mememukan pola atau sifat dari gejala matematis untuk membuat generalisasi, hal tersebut dibuktikan dengan rata-rata skor siswa dalam menemukan pola atau sifat dari gejala matematis untuk membuat generalisasi merupakan skor yang paling rendah bila dibandingkan dengan skor pada indikator penalaran lainnya. Berbeda dengan kemampuan penalaran pada indikator ke-4 diatas, sedangkan untuk indikator lainnya secara umum siswa sudah memiliki kemampuan penalaran hanya saja sebahagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan persoalan yang diberikan.
UPAYA GURU DALAM MENERAPKAN SIKAP AMANAH PADA SISWA DI SMA N 1 PARIANGAN KECAMATAN PARIANGAN KABUPATEN TANAH DATAR
Masalah pokok dalam penelitian ini adalah upaya guru dalam menerapkan Sikap Amanah Terhadap siswa di SMA N 1 Pariangan, tujuan penelitian untuk Menggambarkan upaya guru dalam menerapkan sikap amanah terhadap siswa di SMA 1 Pariangan. Sedangkan kegunaan penulisan skripsi ini adalah Sebagai sumbangan pemikiran dalam rangka mengembangkan ilmu pengetahuan berkaitan dengan upaya guru dalam menerapkan sikap amanah pada siswa. Disamping Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana (SI), di bidang Agama Islam pada Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Jenis peneltian ini adalah penelitian lapangan ( field research). Metode yang penulis gunakan yaitu metode survey, penelitian yang penulis lakukan ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara, teknik pengolahan data yaitu secara kualitatif menggambarkan secara tertulis tanpa menggunakan angka-angka, teknik analisis data yang penulis gunakan adalah deskriptif kualitatif. Untuk mengungkapkan dan menguraikan kenyataan penerapan sikap amanah pada siswa oleh kepala sekolah, guru dan pegawai di SMA N 1 Pariangan, sedangkan teknik menguji keabsahan data yaitu teknik triangulasi data wawancara dibandingkan dengan data pengamatan sampai jawaban memiliki kesamaan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa upaya guru dalam menerapkan sikap amanah terhadap siswa yang dilakukan di SMA N 1 Pariangan melalui empat cara, yaitu: Pertama : keteladanan yang dilakukan oleh kepala sekolah, guru dan pegawai. Namun disini masih ditemukan guru yang belum maksimal memberikan keteladanan yang baik bagi siswanya,Amanah yang diterapkan pada siswa berkaitan dengan amanah kepada Allah, amanah kepada orang lain dan amanah terhadap diri sendiri. Cara yang Kedua adalah dengan pembiasaan, seperti pembiasaan berpakaian rapi, pembiasaan Shalat Dhuha di Mushalla ataupun di lapangan sekolah. Cara yang Ketiga adalah dengan memberikan pandangan dan nasehat kepada siswa yang melakukan kesalahan. Dan cara yang Keempat adalah melalui pengkondisian, seperti pembentukan forum annisa', penyusunan tata tertib dan peraturan yang harus dipatuhi oleh seluruh siswa.Tata tertib dan peraturan memang sudah maksimal namun penjalanannya masih kurang maksimal dilaksanakan oleh beberapa warga sekolah.
Demonstrasi bukan jihad tapi maksiat
Keluarga Cendana
Account of Soeharto's family in Indonesia.
Mereka yang mati muda
Profile of famous people in Indonesia.
Pedoman pelaksanaan pendidikan P4 bagi Lembaga Pendidikan Islam tingkat perguruan tinggi (pegangan dosen)
Paradigma pendidikan berbasis pluralisme dan demokrasi
Antologi kajian pemikiran Islam
Collection of abstracts of research report for the year 2006 conducted by Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta, Indonesia.
Islam untuk disiplin ilmu (Idi) gizi
MULTIMEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN TEKNOLOGI VIRTUAL PRIVATE NETWORK MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH 8 PADA SMKN 2 PADANG PANJANG
ADDIN : STRATEGI DAKWAH SUNAN KUDUS
Tulisan ini hendak menawarkan suatu strategi dakwah Islam yang bersifat kultural. Dakwah di sini diartikan secara luas. Yakni, sosialisasi nilai-nilai keislaman, demi tersemainya nilai-nilai Islam itu di muka bumi. Jadi, dakwah dalam tulisan ini tidak bermakna formal, seperti para dai yang berkhotbah di panggung pengajian. Dakwah di sini diartikan sebagai persemaian nilai-nilai Islam dalam konteks publik, baik ranah kemanusiaan, kebangsaan, dan kebudayaan. Sebagai artefak budaya Islam Nusantara, Menara Kudus merupakan bukti tercantik dari suatu strategi dakwah yang bersifat kultural. Artinya, Sunan Kudus berdasarkan paradigma kebudayaan, telah menempatkan Islam secara substansial, sebagai kebudayaan. Dalam situasi ini, dakwah Islam akhirnya tidak bersifat ikonoklastik: penghancuran ikon lokal. Akan tetapi sebaliknya: mengaliri ”nafas kebajikan” masyarakat lokal. Berpijak dari strategi kultural Sunan Kudus inilah, kita bisa menunjukkan kepada dunia Islam, bahwa Islam yang selaras, adalah Islam dalam bentuk budaya. Bukan Islam politik, yang mendakwahkan agama melalui penguasaan negara, konstitusi, polisi syari’ah, dan peraturan daerah. Maka tak ayal lagi, Menara Kudus dan strategi dakwah kultural Sunan Kudus bisa menjadi counter discourse atas radikalisme Islam, yang mendakwahkan agama melalui gerakan politik.
PENGUNAAN HASIL AUM PTSDL UNTUK MENYUSUN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING (Studi di SMAN 2 Sawahlunto)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan atau mengambarkan bagaimana penggunaan hasil AUM PTSDL untuk menyusun program bimbingan dan konseling di SMAN 2 Sawahlunto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara dan dengan melakukan analisis terhadap dokumen yang terkait dengan AUM PTSDL dan program bimbingan dan konseling SMAN 2 Sawahlunto. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru bimbingan dan konseling sudah mengunakan AUM PTSDL dalam perencanaan program bimbingan dan konseling, Dalam penetapan peserta layanan guru bimbingan dan konseling belum mengunakan hasil AUM PTSDL secara keseluruhan untuk layanan yang akan diberikan dalam mengentaskan permasalahan siswa dibidang belajar. Terlihat pada materi yang direncanakan oleh guru bimbingan dan konseling tersebut ada dalam program semesteran. Penetapan materi tersebut belum sesuai dengan sebagaimana mestinya, karena jawaban AUM PTSDL belum sepenuhnya dijadikan bahan dalam program bimbingan dan konseling dalam bidang belajar.