PERSEPSI PENGELOLA PERPUSTAKAAN TERHADAP PENERAPAN SISTEM AUTOMASI INLISLITE DI PERPUSTAKAAN UMUM KABUPATEN SOLOK
Amelia Destra, NIM. 1730304001, judul skripsi “Persepsi Pengelola Perpustakaan Terhadap Penerapan Sistem Automasi INLISLite di Perpustakaan Umum Kabupaten Solok”. Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah persepsi pengelola perpustakaan terhadap penerapan sistem automasi INLISLite di Perpustakaan Umum Kabupaten Solok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan persepsi pengelola perpustakaan terhadap penerapan sistem automasi INLISLite, keadaan perpustakaan sebelum menerapkan sistem automasi INLISLite, dan kendala yang dihadapi pengelola perpustakaan terhadap penerapan sistem automasi INLISLite di Perpustakaan Umum Kabupaten Solok. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Penjaminan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi teknik, sumber dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan persepsi pengelola perpustakaan terhadap penerapan sistem automasi INLISLite bahwasanya sistem automasi ini memberikan kemudahan, karena datanya bisa tergabung dengan katalog induk pusat, terindeks oleh Indonesia OneSearch dan untuk entri data katalognya bisa di salin dari pusat, memudahkan pengelola saat pelaporan, karena pada sistem automasi INLISLite sudah tersedia menu laporan, seperti laporan katalog, koleksi, anggota, sikulasi, baca ditempat, locker, OPAC, SMS dan artikel. Penerapan sistem automasi INLISLite juga meningkatkan kinerja pengelola perpustakaan karena pada sistem automasi INLISLite sudah tersedia fitur-fitur, seperti OPAC, peminjaman, pengembalian, entri koleksi, keanggotaan dan lain-lain. Selain itu, sistem automasi INLISLite juga memudahkan pengguna dalam melakukan temu kembali informasi melalui OPAC. Keadaan perpustakaan sebelum menerapkan sistem automasi INLISLite di Perpustakaan Umum Kabupaten Solok, yaitu awalnya perpustakaan ini menggunakan sistem manual untuk seluruh kegiatan perpustakaan yang mengakibatkan kegiatan di perpustakaan tidak efisien. Setelah itu, menggunakan sistem automasi SLiMS. Akan tetapi, kegiatan perpustakaan juga belum berjalan secara maksimal, karena menu yang digunakan pada SLiMS hanya untuk entri koleksi sedangkan untuk peminjaman, pengembalian, dan buku tamu masih manual, serta fasilitas komputer yang digunakan pada saat itu juga belum memadai. Adapun kendala yang dihadapi pengelola terhadap penerapan sistem automasi INLISLite di Perpustakaan Umum Kabupaten Solok, yaitu jaringan, sumber daya manusia yang ahli teknologi informasi, dan kurangnya fasilitas.