Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ALIP RAHADIAN

1 karya publik ditemukan.

2026: 1

Pengaruh Kelas Edukasi terhadap praktik pengamalan Ibadah Sehari-hari siswa SMP 11 Pekanbaru

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Alip Rahadian, NIM 242031004, Judul “Pengaruh Kelas Edukasi terhadap Praktik Pengamalan Ibadah (PPI) Siswa di SMP 11 Pekanbaru”, Program Studi Pendidikan Agama Islam Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Praktik pengamalan ibadah pada siswa SMP tidak selalu sejalan dengan pengetahuan keagamaan yang dimiliki, sehingga diperlukan pembinaan yang mampu mendorong internalisasi nilai agama dalam perilaku sehari-hari. Kelas edukasi merupakan salah satu upaya pembinaan keagamaan di sekolah, namun efektivitasnya terhadap praktik pengamalan ibadah belum diketahui secara empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelaksanaan kelas edukasi terhadap praktik pengamalan ibadah (PPI) siswa SMP. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi melibatkan 39 siswa SMP sebagai responden. Variabel kelas edukasi (X) dan variabel praktik pengamalan ibadah/PPI (Y) sama-sama berskala kategorik (Baik/Kurang) yang ditentukan berdasarkan nilai cut off point (median) dari skor kuesioner. Data dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase, serta secara bivariat menggunakan uji Chi-Square, yang kemudian dilanjutkan dengan analisis regresi logistik biner untuk mengetahui kekuatan pengaruh antarvariabel, dengan bantuan program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 39 responden, mayoritas siswa (27 responden, 69,2%) menilai pelaksanaan kelas edukasi sudah baik, sedangkan variabel PPI relatif berimbang antara kategori baik (20 responden, 51,3%) dan kurang (19 responden, 48,7%). Hasil uji Spearman Rho menunjukkan nilai p = 0,056 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara kelas edukasi dengan praktik pengamalan ibadah siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kelas edukasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap praktik pengamalan ibadah siswa SMP pada penelitian ini, sehingga hipotesis nol (H0) diterima dan hipotesis alternatif (Ha) ditolak.