ANALISIS PENERAPAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI DARI KONSEP KIMIA HIJAU DALAM PROYEK PEMBUATAN KOMPOS DAN ECOBRICK PADA PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMAN 2 LINTAU BUO
ALIFAH PUTRI SALSABILA, NIM 2030110001, Judul skripsi : “ANALISIS PENERAPAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI DARI KONSEP KIMIA HIJAU DALAM PROYEK PEMBUATAN KOMPOS DAN ECOBRICK PADA PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMAN 2 LINTAU BUO” Program Studi Tadris Kimia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya tema proyek “Gaya Hidup Berkelanjutan” yang telah dilaksanakan berkaitan dengan tujuan pembelajaran materi kimia hijau. kemudian hasil proyek yang telah dilakukan memiliki kategori baik yang berkaitan dengan elemen berpikir kritis siswa. Namun, penilaian ini belum diketahui berkaitan dengan indikator berpikir kritis menurut Ennis (2011), serta keterkaitan proyek pembuatan kompos dan ecobrick yang telah dilaksanakan oleh siswa merupakan suatu pengaplikasian pemahaman materi kimia hijau. Penelitian ini menganalisis tingkat kemampuan berpikir kritis dan keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI SMAN 2 Lintau Buo. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui indikator berpikir kritis serta keterkaitan materi kimia hijau dengan Proyek Pembuatan Kompos dan Ecobrick melalui Profil Pelajar Pancasila di SMAN 2 Lintau Buo. Pada penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif (deskriptif). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI F2 dengan jumlah 32 orang siswa. Pada penelitian ini peneliti berperan sebagai instrumen utama penelitian dan instrumen pendukung yaitu, instrumen tes berupa soal dan instrumen non tes berupa lembar angket, lembar pedoman wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan data menggunakan angket berpikir kritis, soal tes berpikir kritis, wawancara serta metode dokumentasi. Pada pengujian keabsahan data digunakan teknik keajegan dan ketekunan pengamatan, triangulasi dan perpanjangan keikutsertaan. Selanjutnya penelitian ini menggunakan teknik analisis data menurut Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa hasil analisis yaitu, pertama, pada kemampuan berpikir kritis siswa didapatkan secara umum hasil persentase 81 % yang dikategorikan sangat baik sedangkan keterampilan berpikir kritis siswa secara umum memiliki persentase 75% yang dikategorikan sedang. kedua, kemampuan dan keterampilan berpikir kritis ini memiliki kaitan dengan hasil proyek P5 pada elemen bernalar kritis dikategorikan baik. Maka pada proyek pembuatan kompos dan ecobrick ini siswa mampu memahami dan menerapkan 5 indikator berpikir kritis menurut Ennis (2011) yaitu memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, menyimpulkan, memberikan penjelasan lanjut serta mengatur strategi dan taktik. Kata Kunci: Berpikir Kritis, Kimia Hijau, Profil Pelajar Pancasila, Indikator